Tumblr Mouse Cursors

Kamis, 08 Desember 2016

Keanekaragaman Biologi

                   Ekologi adalah segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidupEkologi meliputi: ekosistem yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik, distribusi keanekaragaman hayati terkait dengan kebutuhan makanan organisme, dan persebaran individu berkaitan dengan geografis dan jumlah individu.                       Ekosistem biotik adalah semua lingkungan yang terdiri dari komponen-komponen mahluk hidup di permukaan bumi. Komponen lingkungan biotik, misalnya tumbuhan, hewan dan manusia. Komponen biotik terdiri dari 3, yakni Produsen, Konsumen, dan Pengurai. Ekosistem abiotik adalah semua benda mati di permukaan bumi yang bermanfaat dan berpengaruh dalam kehidupan manusia serta mahluk hidup lainnya. contoh lingkungan abiotik, misalnya tanah, air, udara, dan sinar matahari.                      Ekologi juga meliputi distribusi keanekaragaman hayati terkait dengan kebutuhan makanan organisme yaitu dimana peran keanekaragaman hayati sangat diperlukan bagi organisme salah satunya adalah pangan.          Di Indonesia sebagian besar penduduknya mengonsumsi beras sebagai sumbermakanan pokok. Contoh lain jenis sumber daya hayati yang dapat dimanfaatkan sebagai bahanpangan adalah tanaman sayuran, tanaman buah-buahan, tanaman rempah-rempahan, danlain-lain. Selain pangan keanekaragaman hayati dapat dimanfaatkan sebagai sandang danpapan. Contohnya yaitu penduduk Indonesia memanfaatkan tanaman kapas sebagai bahansandang  dengan dijadikan bahan dasar pakaian, tumbuh-tumbuhan berkayu, seperti kayu jati,pohon kelapa, dan meranti di jadikan bahan dasar bangunan ataupun peralatan rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keanekaragama hayati yang sangatmelimpah. Bahkan Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi nomor 3 setelah Brazil dan Kongo.
Keanekaragaman hayati yang sangat melimpah ini di dukung oleh beberapa hal yaitu :
  1. Wilayah Indonesia terletak pada dua kawasan biogeografi, yaitu Oriental dan Australia, sehingga Indonesia memiliki sebagian kekayaan jenis hayati Asia dan sebagian jenis hayati Australia sebagai modal keanekaragaman jenis yang dimiliki
2. Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki berbagai tipe topografi yang dapat berfungsi sebagai penghalang perpindahan anggota berbagai Jenis hayati atau memiliki faktor alam yang khas sehingga memungkinkan terbentuknya anak jenis serta jenis baru dari modal jenis yang telah ada
  3. Indonesia terletak di daerah tropik yang merupakan salah satu sasaran migrasi satwa dari belahan bumi utara serta belahan bumi selatan sehingga Indonesia mendapat tambahan kekayaan jenis hayati dari perilaku migrasi.
  Sehingga dari penjelasan tersebut mengakibatkan Indonesia memiliki kekayaan jenis yang tinggi termasuk kekayaan varietas, variasi, dan keunikan gen dari semua jenis yang ada.
Ekologi juga meliputi persebaran individu yang berkaitan dengan geografis dan jumlah individu. Ekosistem merupakan tempat hidup suatu organisme. Jika ekosistem tersebut merupakan tempat yang lembab dan basah sedangkan suatu individu lebih cenderung bertahan di tempat yang hangat dan kering maka individu tersebut harus berpindah tempat atau berimigrasi ke ekosistem yang sesuai dengannya. 
        Hal ini sangat berkaitan dengan letak geografis ekosistem tersebut. Jika individu atau sekelompok individu berpindah ke ekosistem lainnya maka sekelompok individu tersebut harus bergabung dengan sekelompok individu lainnya yag sudah menempati ekosistem itu terlebih dahulu.
Namun jika ekosistem tersebut kekurangan sumber makanan karena banyaknya populasi tidak seimbang dengan banyaknya sumber makanan hal ini dapat menyebabkan kompetisi antar dua kelompok atau lebih. Dan jka hal tersebut terjadi, maka ada salah satu kelompok tersebut tersingkirkan karena “kalah”dalam kompetisi tersebut. Dan lama-kelamaan akan menyebabkan tidak seimbangnya ekosistem. Tetapi Indonesia mempunyai keragaman ekosistem dan jumlah yang sangat banyak sebagai tempat hidup organisme sehingga organisme-organisme tersebut tidak perlu berkompetisi dalam memperebutkan sesuatu hal terutama sumber makanan. 

Manusia sebagai Manajer Alam Global

Pertambahan Penduduk Bumi dianggap sebagai dasar masalah lingkungan oleh karena:
1. Sudah begitu banyak penduduk bumi.
2. Semakin banyak penduduk hidup dengan usia harapan hidup lebih panjang
 3. Teknologi modern mengakibatkan dampak lebih besar terhadap lingkungan.
Dengan adanya pertumbuhan penduduk yang semakin banyak memyebabkan kenaikan permintaan terhadap sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga manusia banyak yang merusak alam dan timbulah banyak polutan  di lingkungan sekitar .
Polutan adalah segala hal yang apabila bergabung kedalam lingkungan dapat menyebabkan pencemaran. Sedangkan pencemaran adalah masuk atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi dan/Satau komponen lain ke dalam air atau udara. Pencemaran juga bisa berarti berubahnya tatanan (komposisi) air atau udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air/ udara menjadi kurangatau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya.
Berdasarkan pengelompokannya ,terdapat beberapa kategori polutan, yaitu sebagai berikut ,
  • Penyebab Infeksi
  • Yaitu berupa bakteri,kuman,mikroorganisme yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan pada manusia.
  • Logam berat yang bersifat Toksik
  • Logam berat secara bertahap berakumulasi dalam jaringan tubuh yang lama-kelmaan akan berakibat fatal.
  • Senyawa Organik
  • Senyawa Organik merupakan senyawa karbon yang diproduksi secara alami oleh organisme hidup atau secara sintetik melalui proses industry
  • Polusi Thermal
  • Polusi thermal terjadi apabila panas yang dilepas kedalam air dan udara berakibat yang tidak menyenangkan
  • Partikel
  • Partikel adalah partikel debu termasuk angus dan sert.asbes yang dilepas kedalam atmosfer .
  • Bidang Elektomagnetik 
  • Medan Elektromagnetik merupakan bagian dari kehidupan perkotaan sehari-hari .
  • Bunyi
  • Polusi bunyi merupakan gelombang energy bunyi yang  tidak dikendaki.
Bahan pencemar lazimnya berbahaya bagi kehidupan biota air dan darat. Berbagai spesies hewan memiliki kekebalan yang tidak sama. Ada yang peka, ada pula yang tahan. Ada hewan yang dapat beradaptasi sehingga kebal terhadap bahan pencemar, adapula yang tidak. Bila batas tersebut terlampui, hewan tersebut akan mati.
2. Penggunaanpestisida dan insektisida dapat pula mematikan predator. Karena predator punah, maka serangga hama akan berkembang tanpa kendali.
Punahnya spesies tertentu dapat mengubah pola interaksi biologis dalam suatu ekosistem. Rantai makanan, jaring-jaring makanan dan aliran energi menjadi berubah. Akibatnya, keseimbangan lingkngan terganggu
Penggunaan pestisida dan insektisida dapat berdampak kematian fauna tanah.. Penggunaan pupuk terus menerus dapat menyebabkan tanah menjadi asam.
5. Terbentuknya Lubang Ozon dan Efek Rumah Kaca
Terbentuknya Lubang ozon dan terjadinya efek rumah kaca merupakan permasalahan global yang dirasakan oleh semua manusia. Hal ini disebabkan karena bahan pencemar dapat tersebar dan menimbulkan dampak di tempat lain.