Ekologi
adalah segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup. Ekologi
meliputi: ekosistem
yang terdiri
dari
komponen biotik
dan abiotik, distribusi keanekaragaman hayati terkait dengan kebutuhan makanan
organisme, dan persebaran individu berkaitan dengan geografis dan jumlah
individu. Ekosistem
biotik adalah semua lingkungan yang terdiri dari komponen-komponen
mahluk hidup di permukaan bumi. Komponen lingkungan biotik, misalnya tumbuhan,
hewan dan manusia.
Komponen
biotik terdiri dari 3, yakni Produsen, Konsumen, dan Pengurai. Ekosistem
abiotik adalah semua
benda mati di permukaan bumi yang bermanfaat dan berpengaruh dalam kehidupan
manusia serta mahluk hidup lainnya. contoh lingkungan abiotik, misalnya tanah,
air, udara, dan sinar matahari. Ekologi
juga meliputi distribusi
keanekaragaman hayati terkait dengan kebutuhan makanan organisme yaitu dimana
peran keanekaragaman hayati sangat diperlukan bagi organisme salah satunya
adalah pangan. Di
Indonesia sebagian besar penduduknya mengonsumsi beras sebagai sumbermakanan pokok. Contoh lain jenis sumber daya hayati yang dapat dimanfaatkan
sebagai bahanpangan adalah tanaman sayuran, tanaman buah-buahan, tanaman
rempah-rempahan, danlain-lain. Selain
pangan keanekaragaman hayati dapat dimanfaatkan sebagai sandang danpapan.
Contohnya yaitu penduduk Indonesia memanfaatkan tanaman kapas sebagai bahansandang dengan dijadikan bahan dasar
pakaian, tumbuh-tumbuhan berkayu, seperti kayu jati,pohon kelapa, dan meranti
di jadikan bahan dasar bangunan ataupun peralatan rumah tangga. Hal
ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keanekaragama hayati yang sangatmelimpah. Bahkan Indonesia
memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi nomor 3 setelah Brazil dan Kongo.
Keanekaragaman hayati yang sangat melimpah ini di dukung oleh beberapa hal yaitu :
Keanekaragaman hayati yang sangat melimpah ini di dukung oleh beberapa hal yaitu :
1.
Wilayah
Indonesia terletak pada dua kawasan biogeografi, yaitu Oriental dan Australia,
sehingga Indonesia memiliki sebagian kekayaan jenis hayati Asia dan sebagian
jenis hayati Australia sebagai modal keanekaragaman jenis yang dimiliki
2. Indonesia merupakan negara
kepulauan yang memiliki berbagai tipe topografi yang dapat berfungsi sebagai
penghalang perpindahan anggota berbagai Jenis hayati atau memiliki faktor alam
yang khas sehingga memungkinkan terbentuknya anak jenis serta jenis baru dari
modal jenis yang telah ada
3.
Indonesia
terletak di daerah tropik yang merupakan salah satu sasaran migrasi satwa dari
belahan bumi utara serta belahan bumi selatan sehingga Indonesia mendapat
tambahan kekayaan jenis hayati dari perilaku migrasi.
Sehingga
dari penjelasan tersebut mengakibatkan Indonesia memiliki kekayaan jenis
yang tinggi termasuk kekayaan varietas, variasi, dan keunikan gen dari semua
jenis yang ada.
Ekologi
juga meliputi persebaran
individu yang berkaitan dengan geografis dan jumlah individu. Ekosistem
merupakan tempat hidup suatu organisme. Jika ekosistem tersebut merupakan
tempat yang lembab dan basah sedangkan suatu individu lebih cenderung bertahan
di tempat yang hangat dan kering maka individu tersebut harus berpindah tempat
atau berimigrasi ke ekosistem yang sesuai dengannya.
Hal
ini sangat berkaitan dengan letak geografis ekosistem tersebut. Jika
individu atau sekelompok individu berpindah ke ekosistem lainnya maka
sekelompok individu tersebut harus bergabung dengan sekelompok individu lainnya
yag sudah menempati ekosistem itu terlebih dahulu.
Namun
jika ekosistem tersebut kekurangan sumber makanan karena banyaknya populasi
tidak seimbang dengan banyaknya sumber makanan hal ini dapat menyebabkan
kompetisi antar dua kelompok atau lebih. Dan jka hal tersebut terjadi, maka ada
salah satu kelompok tersebut tersingkirkan karena “kalah”dalam kompetisi
tersebut. Dan lama-kelamaan akan menyebabkan tidak seimbangnya ekosistem. Tetapi
Indonesia mempunyai keragaman ekosistem dan jumlah yang sangat banyak sebagai
tempat hidup organisme sehingga organisme-organisme tersebut tidak perlu
berkompetisi dalam memperebutkan sesuatu hal terutama sumber makanan.
